Swamedikasi adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk mengobati diri sendiri untukmengatasi keluhan yang sedang dideritanya sebelum melakukan konsultasi kepada tenagakesehatan. Swamedikasi biasanya dilakukan pada penyakit ringan seperti influenza.Pengetahuan sangat berpengaruh terhadap perilaku dalam melakukan swamedikasi influenza,apabila pengetahuan dalam melakukan swamedikasi baik, maka dalam berperilakuswamedikasi akan menjadi baik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahuitingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi influenza pada siswa kelas X dan XI diSMA Negeri 01 Sanggau Ledo. Penelitian ini menggunakan metode observasional denganrancangan penelitian potong lintang (cross sectional) yang bersifat analitik, dan pengumpulandata dengan cara menyebarkan kuesioner kepada siswa/i yang masih tercatat aktif sebagaisiswa SMA Negeri 01 Sanggau Ledo. Sampel yang diperoleh sebanyak 90 responden yangmemenuhi kriteria inklusi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 63% respondenmemiliki tingkat pengetahuan yang baik, 33% memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 3%memiliki tingkat pengetahuan kurang. Hasil dari perilaku swamedikasi influenzamenunjukkan bahwa 33% berperilaku baik, 56% berperilaku cukup, dan 1% berperilakukurang. Hasil hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi influenzayaitu memiliki taraf signifikansi sebesar 0,03 0,05. Hasil kesimpulan dari penelitian inimenunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan denganperilaku swamedikasi influenza.
Copyrights © 2024