Artikel jurnal ini ditulis untuk meneliti representasi metode dakwah yang diimplementasikan dalam film Buya Hamka. Agar lebih mudah memahaminya, peneliti fokus mengamati cuplikan scene pada trailer resmi film Buya Hamka yang berkaitan dengan metode dakwah Buya Hamka. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif. Peneliti berusaha menginterpretasikan data yang ditemukan dalam beberapa adegan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes. Dengan mempelajari makna denotatif dan konotatif serta didukung dengan beberapa referensi ilmiah yang berkaitan, disimpulkan bahwa metode dakwah Buya Hamka adalah penerapan dari kandungan surah An-Nahl ayat 125. Film ini merepresentasikan keberhasilan metode dakwah Buya Hamka dengan Hikmah, Mauidzah Hasanah, dan Mujadalah.
Copyrights © 2023