Transformasi digital di sektor publik mendorong perlunya kepemimpinan dan sumber daya manusia yang adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Leadership dan adaptabilitas individu terhadap kinerja pegawai sektor publik pasca-digitalisasi di Provinsi Lampung. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan untuk mengumpulkan data melalui kuesioner Likert dari 169 pegawai pemerintah daerah yang telah bekerja dengan sistem digital minimal dua tahun. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptabilitas individu berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan Digital Leadership berpengaruh positif namun tidak signifikan secara langsung. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 94,8% variasi kinerja pegawai (R² = 0,948) dan berpengaruh signifikan secara bersama-sama. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pasca-digitalisasi sangat ditunjang oleh tingginya kemampuan adaptasi pegawai, dengan dukungan kepemimpinan digital sebagai faktor pengarah strategis dalam transformasi digital sektor publik. Implikasi praktisnya, instansi pemerintah perlu memperkuat kompetensi kepemimpinan digital dan kemampuan adaptasi pegawai untuk mencapai kinerja optimal di era digital.
Copyrights © 2025