Speech delay merupakan gangguan yang cukup sering ditemukan secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah peran keluarga yang masih minim pengetahuan terkait hal tersebut. Pada kondisi tersebutlah, psikoedukasi dengan penggunaan teknologi diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis efektivitas pendekatan interaktif berbasis psikoedukasi melalui teknologi untuk meningkatkan pengetahuan speech delay pada dewasa awal, 2) mengevaluasi pelaksanaan program Psikoedukasi tersebut, dan 3) mengevaluasi aplikasi Kata Pertama sebagai tool. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest study of experimental design. Sampel penelitian ini berjumlah 24 orang dewasa awal yang mengikuti program Psikoedukasi Mari Berbicara. Pengumpulan data menggunakan speech delay comprehension questionnaire (SPCQ) dan hasilnya dianalisis secara deskriptif serta paired sample t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa psikoedukasi Mari Berbicara efektif bagi partisipan (p = 0,041; p < 0,05). Program ini juga mendapatkan hasil positif ditinjau dari isi materi, penyampaian dan kenyamanan partisipan. Begitu pula aplikasi Kata Pertama yang terkategori menarik dan layak untuk digunakan bagi keluarga.
Copyrights © 2025