Abstract This study aims to explore more deeply into consumer protection, especially in the context of online motorcycle taxi drivers against fictitious orders on food delivery applications. By identifying existing problems and potential solutions, it is hoped that it can contribute to improving a fairer and more efficient system, both for consumers and service providers. The type of research used in answering the problems in the discussion of this thesis is normative legal research. Normative legal research is legal research conducted by examining library materials or secondary data as basic materials for research by conducting searches for regulations and literature related to the problems being studied. Law enforcement officers are expected to be able to follow up on reports of fictitious orders seriously and quickly, and conduct digital forensic-based investigations if possible. Socialization about rights and reporting mechanisms also needs to be provided to drivers so that they do not feel alone in facing losses. Keywords: Online motorcycle taxi, fake orders, consumer protection Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai perlindungan konsumen, khususnya dalam konteks pengemudi ojek online terhadap orderan fiktif pada aplikasi pengantaran makanan. Dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada serta potensi solusi, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan sistem yang lebih adil dan lebih efisien, baik untuk konsumen maupun penyedia layanan. Jenis penelitian yang digunakan dalam menjawab permasalahan dalam pembahasan skripsi ini adalah penelitian yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai bahan dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Aparat penegak hukum diharapkan dapat menindaklanjuti laporan order fiktif secara serius dan cepat, serta melakukan penyelidikan berbasis digital forensik jika memungkinkan. Sosialisasi tentang hak dan mekanisme pelaporan juga perlu diberikan kepada para driver agar mereka tidak merasa sendirian menghadapi kerugian. Kata kunci: Ojek online, Order Fikif, Perlindungan konsumen
Copyrights © 2025