Tujuan penelitian ini adalah untuk ; 1). Mengetahui toleransi beragama pada keluarga di Desa Cepu; 2). Mengetahui faktor – faktor pendorong terjadinya pernikahan beda agama, serta dampak dan tantangan yang akan dihadapi individu, keluarga, maupun masyarakat sekitar ; 3). Mengetahui strategi untuk meningkatkan toleransi beragama dan keharmonisan antar keluarga dan masyarakat dalam menghadapi kasus pernikahan beda agama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang berdasarkan observasi, wawancara, dan dokumentasi tentang kasus pernikahan beda agama yang terdapat di Desa Cepu. Penelitian ini penting untuk mengetahui bagaimana toleransi beragama pada keluarga dan masyarakat di Desa Cepu dalam menghadapi kasus pernikahan beda agama. Hasil dari penelitian ini adalah perspektif tiap individu beragam, sebagian besar masyarakat di Desa Cepu menolak pernikahan beda agama dan sebagian kecil memilih untuk bertoleransi. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bahwa pernikahan beda agama sangat tidak dianjurkan karena memiliki dampak dan tantangan yang akan dihadapi individu, keluarga, maupun masyarakat yang terlibat didalamnya. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa toleransi beragama memegang peranan yang sangat penting dalam menghadapi kasus pernikahan beda agama yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan antar keluarga dan masyarakat serta untuk menghindari konflik akibat adanya perbedaan perspektif atau pemahaman ajaran agama yang berbeda tiap individu dalam masyarakat.
Copyrights © 2024