Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka strategis dalam mengembangkan keterampilan kolaborasi manusia-AI (Human-AI Collaboration) di kalangan karyawan Generasi Z pada PT. Jaya Agung, sebagai respons terhadap tuntutan Era Industri 5.0. Dengan berfokus pada pendekatan yang berpusat pada manusia (human-centric), penelitian ini mengidentifikasi karakteristik unik Generasi Z sebagai angkatan kerja digital native yang menghargai fleksibilitas, pengembangan diri, dan makna dalam pekerjaan. Studi ini mengadopsi metodologi kualitatif dengan desain studi kasus eksplanatori, menggunakan tinjauan literatur dan analisis kontekstual sebagai dasar. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Gen Z memiliki sikap terbuka terhadap teknologi, terdapat kesenjangan signifikan antara digital fluency dan AI literacy, yang menyebabkan kecemasan terkait disrupsi karier. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini merekomendasikan tiga pilar strategi: (1) pelatihan yang berfokus pada pengembangan pola pikir kolaboratif dan penalaran etis, (2) pembangunan budaya organisasi yang adaptif dengan umpan balik real-time dan pembelajaran kolaboratif, dan (3) integrasi teknologi yang organik dalam alur kerja. Kerangka kerja ini menggarisbawahi perlunya PT. Jaya Agung untuk tidak hanya berinvestasi pada teknologi, tetapi juga pada pengembangan talenta manusia sebagai aset strategis untuk mencapai kolaborasi sinergis dan berkelanjutan di masa depan.
Copyrights © 2025