Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, mengingat peran strategis teknologi digital dalam memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat keberlanjutan usaha di era globalisasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana peneliti menggali pengalaman, pemahaman, dan pandangan para pelaku UMKM mengenai efektivitas media sosial dalam menunjang kegiatan pemasaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola-pola utama yang mencerminkan persepsi responden. Hasil awal menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memandang media sosial sebagai sarana yang murah, cepat, dan efektif dalam menjangkau konsumen, membangun interaksi, serta memperkuat brand awareness. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital, kesulitan mengelola konten secara konsisten, serta keterbatasan waktu dalam mengoptimalkan fitur-fitur pemasaran digital. Persepsi positif yang muncul umumnya dipengaruhi oleh pengalaman langsung memperoleh peningkatan penjualan melalui promosi berbasis media sosial, sementara persepsi negatif lebih banyak dikaitkan dengan kurangnya pengetahuan teknis dan sumber daya pendukung. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pemahaman akademik mengenai perilaku pemasaran digital di kalangan UMKM serta menjadi dasar rekomendasi praktis bagi pemangku kebijakan dan lembaga pendamping untuk memperkuat kapasitas digitalisasi UMKM secara berkelanjutan
Copyrights © 2025