Pendahuluan : Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, yang menyumbang sekitar 13% dari kematian global, dengan proyeksi menunjukkan angka ini akan meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025. Penelitian ini membahas kesenjangan pengetahuan mengenai pencegahan hipertensi oleh wanita, khususnya ibu yang bekerja dan ibu rumah tangga, di daerah Paku Jaya, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Tujuan: Pelaksanaan kegiatan masyarakat ini terutama dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperdalam pengetahuan tentang pencegahan hipertensi melalui pendekatan pendidikan yang menarik dan interaktif. yang bertujuan untuk mengatasi tingginya tingkat kejadian yang berkaitan erat dengan faktor gaya hidup tidak sehat dan mekanisme deteksi dini yang tidak memadai dalam komunitas untuk mendeteksi hipertensi. Metode: Program pengabdian masyarakat ini terdiri dari lima sesi pendidikan interaktif, yang dikombinasikan dengan demonstrasi pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer digital. Tingkat pengetahuan peserta dinilai secara sistematis melalui evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar. Hasil : pengaplikasian tindakan pengabdian pada masayarakat menunjukkan peningkatan pada pengetahuan peserta, dengan skor pre-test rata-rata 63,96 dan skor post-test rata-rata 81,87, sehingga menunjukkan peningkatan sebesar 28,00% dalam pemahaman dan kesadaran tentang strategi pencegahan hipertensi.
Copyrights © 2025