AbstrakLatar Belakang: Sudden sensorineural hearing loss (SSNHL) adalah keadaan darurat medis saat penurunan pendengaran terjadi tiba-tiba dan bukan akibat penyumbatan mekanis. Diagnosis cepat sangat penting akibat adanya jendela waktu intervensi medis dalam pemulihan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis pasien dengan SSNHL yang berguna sebagai data dasar atau landasan dalam penelitian lanjutan kasus SSNHL. Metode: Penelitian deskriptif potong lintang dilakukan pada pasien terdiagnosis SSNHL dengan pendekatan retrospektif rekam medik periode 1 Januari 2015 -30 Desember 2019. Karakteristik klinis pasien SSNHL ditampilkan dalam bentuk proporsi relatif maupun pengukuran tendensi sentral. Hasil: Terdapat total 27 kasus SSNHL yang diikutsertakan dalam penelitian ini. SSNHL lebih sering terjadi pada perempuan (59,3%), usia rata-rata 45 tahun, unilateral (81,4%), dengan telinga kanan merupakan sisi yang lebih sering mengalami keluhan. Rerata waktu kedatangan adalah hari ke-9. Keluhan yang paling sering menyertai SSNHL adalah vertigo dan tinnitus. Derajat gangguan sangat berat identik dengan pola audiogram total loss. Tipe timpanogram sebagian besar adalah tipe A (81,8%) dengan sebagian besar skor SDS dan SRT tidak mencapai 100% atau threshold. Pada kasus unilateral pola audiogram yang jelek cenderung memberikan hasil negatif pada tes refleks stapedius ipsilateral namun tidak terjadi pada sisi telinga kiri pada kasus bilateral SSNHL. Kesimpulan: Perhatian khusus akan kewaspadaan SSNHL pada populasi perempuan di usia pertengahan perlu ditekankan, penelitian lanjutan terkait faktor risiko perlu dipertimbangkan. Secara umum, peningkatan kewaspadaan dan pengetahuan akan tanda kehilangan pendengaran mendadak perlu ditingkatkan untuk mempersingkat awitan gejala dengan waktu kedatangan ke fasilitas kesehatan. Kata Kunci: Gangguan Pendengaran, Tuli Saraf Mendadak, Karakteristik Klinis, Kegawatadaruratan Medis
Copyrights © 2022