Fenomena meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan mahasiswa telah memunculkan perilaku phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan interaksi sosial langsung selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendekatan pembelajaran dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan kecenderungan phubbing di ruang kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan data kualitatif melalui penyebaran angket, wawancara dosen, dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif dan interaksi dua arah cenderung menurunkan frekuensi phubbing. Meski secara statistik tidak ditemukan hubungan yang signifikan, data kualitatif menunjukkan bahwa variasi metode pembelajaran, keteladanan dosen, serta penanaman nilai-nilai keislaman berperan dalam menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap etika belajar dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan pendekatan pembelajaran yang bukan hanya berfokus pada materi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan disiplin digital mahasiswa dalam konteks pendidikan Islam.
Copyrights © 2025