Buah pala (Myristica fragrans) di Desa Pesawaran Indah, Kabupaten Pesawaran, umumnya hanya dijual secara gelondongan, bahkan daging buah pala terkadang dianggap sebagai limbah. Pada masa lalu daging buah pala diolah menjadi manisan pala, namun tidak berlanjut. Agar potensi pala di Desa Pesawaran Indah ini dapat dimanfaatkan dengan lebih baik, maka perlu dilakukan kegiatan berupa penyuluhan. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar dapat memanfaatkan pala menjadi produk olahan yang jauh bernilai ekonomis. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah anggota KWT Al-Hidayah dan perwakilan dusun serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan penyuluhan pemanfaatan pala dilengkapi dengan video proses pengolahan pala baik secara tradisional maupun menggunakan teknologi permesinan. Kuesioner pre test dan post test kegiatan ini diisi oleh 15 peserta yang dipilih secara acak. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pengetahuan peserta dapat meningkatkan sekitar 56%, dari yang sebelumnya masih ragu-ragu menjadi paham akan pentingnya penggunaan teknologi mesin dalam pengembangan produk olahan buah pala setelah mengikuti kegiatan ini.
Copyrights © 2025