Perkembangan digital telah meningkatkan penggunaan media sosial di kalangan remaja, termasuk remaja laki-laki. Hal ini membuka peluang terhadap konten seksual yang berpotensi memengaruhi perilaku seksual remaja. Media sosial kini memegang peranan penting dalam kehidupan remaja, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat meningkatkan paparan terhadap konten seksual eksplisit, serta menormalisasi perilaku seksual beresiko dikalangan remaja laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adanya hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki di SMK Bisnis Manajemen Al-Ikhlas. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional dan melibatkan 83 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan bergen social media addiction scale dan kuesioner perilaku seksual. Hasil: mayoritas repsonden memiliki tingkat kecanduan media sosial berat (55,4%) dan (50,6%) memiliki perilaku seksual tinggi. Berdasarkan hasil uji statistic menggunakan uji spearmen di dapatkan nilai ? 0,000 < 0,05 dan Coefficient correlation sebesar -0,522 yang berarti terdapat hubungan negatif yang sedang antara kedua variabel. Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial terhadap perilaku seksual pada remaja laki-laki.
Copyrights © 2025