Media dakwah biasanya mengacu kepada satu pemikiran saja,yaitu Wahabi seperti radio Rodja di Cilensi.Namun radio dan televisi dakwah Silaturahim 720 AM di Cibubur merangkul semua pemikiran Islam, pemikiran ASWAJA seperti Nahdatul Ulama, Muhammadiyah,PERSIS, dan lainnya. Jadi radio dakwah inklusif RASIL, ada pihak yang menganggap radio Sitaturahim berpemikiran Syiah. Radio Dakwah Salafi juga beragam, dari yang mengharamkan lagu, yaitu Radio Rodja di Cilensi, boleh memutar lagu Nasyid Radio Fajar di Bogor. Perumusan masalah penelitian ini mengungkap bagaimana Humas radio dakwah Inklusif Silaturahim berupaya menjaga reputasi inklusif sehingga khalayak dan masyarakat mengetahui visi,misi dan programnya secara langsung dan tidak langsung dalam penyebaran informasi. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan metode observasi, dokumen, dan wawancara mendalam. Artikel ini menemukan empat cara penyebaran informasi kepada 1) Publik internal mendiskusikan dan memecahkan masalah, 2) mendekati dan bekerjasama dengan berbagai institusi, 3) menyebarkan programprogramnya,melalui sosial media, yaitu Youtube, facebook elektronik,yaitu radio Sela di Batam sebagai jaringan radio.Tim radia mengundang mereka ke studio melalui non media seperti telpon dan whaps up, sebarkan kalender dan profile radio setiap acara off-air sejak tahun 2012. Juga bersilaturahmi ke masjid, Tabligh Akbar,dan majlis taklim ibu-ibu.
Copyrights © 2024