Kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor biologis, psikologis, sosial, ekonomi, religius bahkan lingkungan sekitar. Selain itu, faktor demografi seperti usia, jenis kelamin, dan etnis menjadi faktor penentu yang memengaruhi paparan dari resiko tersebut. Literature review ini bertujuan untuk membahas stigma dan deskriminasi terhadap pasien gangguan jiwa. Penelusuran jurnal dilakukan identifikasi studi literature mengunakan database jurnal Internasional dan Nasional pencarian dilakukan melalui internet, tinjauan ulang artikel menggunakan PUBMED, Google Scholar, Semantic Scholar, Mendeley dan Science Direct. Pada database dilakukan pengaturan filter yang ada dilaman tersebut seperti fitur Full Text, Data Publish in 10 years ago, Human, dan filter Bahasa Indonesia dan Bahasa English. Berdasarkan hasil penelitian sepuluh (10) literature review dengan langkah-langkah strategis ini, menunjukkan bahwa stigma terhadap pasien gangguan jiwa dapat berkurang secara signifikan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih bermartabat dan inklusif. Oleh sebab itu, disimpulkan bahwa stigma terhadap pasien gangguan jiwa adalah fenomena sosial yang kompleks, yang dapat memengaruhi kualitas hidup individu dan memengaruhi proses pemulihan mereka.
Copyrights © 2025