penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan timbal balik antara tingkat kecemasan matematika (Mathematics Anxxety) yang dialami oleh guru dan dampaknya terhadap pola pikir berkembang (Growth Mindset) serta keyakinan Diri (Self-Efficaty) siswa dalam menghadapi kesulitan matematika. Desain korelasional digunakan untuk mengukur variabel pada 20 guru matematika (tingkat SMP dan SMA) dan 150 siswa mereka. hasil stimulasi menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara Kecemasan Matematika Guru dan Growth Mindset Siswa Guru dengan kecemasan tinggi cenderung menciptakan lingkungan kelas yang kurang mendukung pengambilan risiko dan kesalahan, yang secara tidak langsung menghambat adopsi pola pikir bahwa kemampuan dapat dikembangkan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya intervensi untuk mengurangi Kecemasan Matematika pada guru guna meningkatkan iklim belajar yang lebih positif bagi siswa.
Copyrights © 2025