Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil belajar siswa kelas X di SMK Kristen Tombatu setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang difokuskan pada upaya perbaikan proses pembelajaran agar menjadi lebih efektif, efisien, inovatif, dan kreatif dibandingkan pembelajaran sebelumnya. Model PBL diterapkan untuk mengidentifikasi sejauh mana peningkatan capaian belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, disesuaikan dengan permasalahan yang ditemukan di tiap tahap. Apabila pada siklus pertama masih terdapat kekurangan, maka siklus kedua diarahkan untuk memperbaikinya. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan. Pada siklus I, tingkat ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 28% dengan rata-rata nilai 65,3. Namun, pada siklus II, tingkat ketuntasan meningkat menjadi 83% dengan rata-rata nilai 79,4. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berdampak positif terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2025