Sambungan las pada umumnya adalah titik lemah dari suatu struktur dan sering menjadilokasi kegagalan pada pengelasan logam tidak sejenis. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkankualitas dan performa dari sambungan las, salah satunya adalah pemanasan awal (preheat). Penelitian inibertujuan mempelajari pengaruh temperatur preheat terhadap sambungan las logam tak sejenis antara bajapaduan rendah dan baja tahan karat austenitik. Proses pengelasan dilakukan menggunakan las busur logamgas atau gas metal arc welding (GMAW) dengan elektrode ER70s-6 dan selama proses pengelasan dilakukanpreheat pada temperatur 100oC, 150oC, dan 200oC. Temperatur selama proses pengelasan diukurmenggunakan termokopel pada jarak 10 mm dari garis las. Setelah proses pengelasan dilakukan, pengukurandistorsi dilakukan menggunakan dial indicator. Pengamatan struktur mikro dilakukan pada daerahterpengaruh panas (HAZ), daerah las, dan daerah logam induk dari masing-masing pelat yang dilasmenggunakan mikroskop optik. Berdasarkan hasil pengukuran siklus termal, dapat disimpulkan bahwapeningkatan temperatur preheat meningkatkan temperatur puncak dan memperlambat laju pendinginan las.Perubahan siklus termal ini berpengaruh terhadap struktur mikro. Berdasarkan hasil pengukuran distorsi,pelat yang dilas mengalai penurunan distorsi pada arah longitudinal dan transversal terhadap garis las seiringdengan meningkatnya temperatur preheat.
Copyrights © 2021