Salah satu tantangan dalam desain stuktur baja adalah desain yang efektif dan efisien serta memenuhi pesyaratan SNI 1729-2020. Penelitian ini bertujuan melakukan studi banding alternative untuk membandingkan kekuatan, kemampuan layan, dan berat material dari dua model desain balok alternative, yaitu balok I baja dan balok boks baja dengan menggunakan metode LRFD dibandingkan dengan desain awal yaitu balok truss. Penelitian menggunakan program SAP 2000 dan perhitungan excel yang menunjukkan hasil dari balok I dan boks baja memenuhi persyaratan yang ditetapkan di SNI 1729-2020. Adapaun hasil dari penelitian ini adalah balok I yang dipakai adalah ukuran WF912x302x18x34 dengan berat material balok adalah 280,46 kg/m dan ukuran balok boks adalah profil 700x700x19 dengan berat material 406.18 kg/m. Sedangkan untuk balok truss sendiri berat material yang diperoleh adalah 478.31 kg/m. Dalam perbandingan desain balok alternatif 1 (balok I) menghasilkan penghematan sebesar 41% (4748,21 kg) dan Rp74.113.380 (34%) dibandingkan dengan desain balok truss. Sementara itu, desain alternatif 2 (balok boks baja) menghasilkan penghematan sebesar 15% (1731,07 kg) dan Rp20.501.800 (10%). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa desain balok alternatif, baik balok I maupun balok boks merupakan solusi yang lebih efisien dan ekonomis dibandingkan dengan balok truss.
Copyrights © 2024