Latar Belakang: Remaja adalah anak usia 10-24 tahun yang merupakan usia antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pernah melakukan survei terhadap ribuan remaja. Dari 2.516 responden yang disisir di 25 sekolah soal aktivitas hubungan dimana 104 responden mengaku sudah pernah melakukan hubungan seks. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja di SMAN 1 Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan yaitu deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasinya semua siswa/i SMA Al-Aziz Islamic Boarding School Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat dengan hasil penelitian diambil menggunakan kuesioner dalam bentuk google form yang diisi sendiri oleh responden. Hasil: penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 19 responden (50%) memiliki perilaku seksual tidak berisiko dan sebanyak 19 responden (50%) memiliki perilaku seksual beresiko. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan a=<0,05 (H0 ditolak jika p
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan menerima publikasi berupa karya tulis ilmiah, artikel asli, karya tulis ilmiah, laporan kasus di Indonesia maupun negara lain. Jurnal ini ditujukan sebagai media komunikasi bagi mereka yang berminat untuk mempelajari kesehatan, antara lain bagi para peneliti, ...