Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang penting bagi anak usia dini dalam mendukung perkembangan kognitif. Namun, banyak anak masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan secara konkret. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 1, 2, dan 3 di TPA Anwarussalam Nitikan, Yogyakarta, melalui metode Jarimatika, yaitu teknik berhitung menggunakan jari tangan sebagai alat bantu visual dan kinestetik. Kegiatan ini dilakukan oleh satu dosen Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan dibantu oleh dua mahasiswa Pendidikan Matematika UAD. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan sesi praktik langsung, bimbingan, serta evaluasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung anak, di mana skor rata-rata awal yang semula 72,3 meningkat menjadi 90,6 setelah diberikan pelatihan. Selain itu, metode Jarimatika juga membantu meningkatkan kecepatan dan ketepatan berhitung serta menumbuhkan minat belajar matematika. Dengan demikian, metode Jarimatika dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran matematika bagi anak-anak di TPA.
Copyrights © 2025