Tidur merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia, terutama bagi remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif pada berbagai aspek kehidupan, termasuk konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan konsentrasi belajar siswa SMA Kristen 1 Tomohon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan instrumen konsentrasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kualitas tidur yang kurang (40,0%) dan tingkat konsentrasi belajar yang rendah (41,1%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan konsentrasi belajar siswa (p = 0,000; r = 0,693), yang mengindikasikan korelasi yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran siswa, orang tua, dan pihak sekolah mengenai pentingnya pola tidur yang sehat guna menunjang performa akademik siswa.
Copyrights © 2025