Penelitian telah dilakukan mengenai pengujian aktivitas sediaan gel ekstrak daun keladi tikus (Typhonium divaricatum (L). Dence.) terhadap Staphylococcus aureus yang tujuannya adalah untuk menilai efektivitas formulasi gel ekstrak daun keladi tikus dalam menekan proliferasi bakteri Staphylococcus aureus. Prosedur ekstraksi menggunakan etanol 96% dimaserasi, selanjutnya dibuat gel yang ditujukan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Rata-rata diameter zona hambatan di konsentrasi 0,5% b/v ialah 14,16 mm; 1% b/v ialah 15,90 mm; dan 2% b/v ialah 16,11 mm yang mana konsentrasi inilah yang kontrol positif. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan di konsentrasi 1% dan 2% zona hambatannya non signifikat dengan hasil dari kontrol positif.
Copyrights © 2025