Indonesia dikenal dengan keanekaragaman wisata dan budaya yang kaya, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi yang memiliki potensi pariwisata unggulan, khususnya festival Pacu Jalur yang sangat diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Lonjakan jumlah wisatawan memunculkan kebutuhan akomodasi yang memadai, namun belum terdapat hotel berbintang di wilayah ini. Oleh karena itu, dirancanglah hotel berbintang tiga di Taluk Kuantan dengan pendekatan Arsitektur Tepian Air. Desain hotel ini mengusung konsep Serenity yang tercermin dari bentuk lengkung massa, pemilihan material alami, serta zonasi yang terintegrasi dengan lanskap tepi sungai. Prinsip arsitektur tepian air diterapkan melalui orientasi bangunan ke arah sungai, area publik yang terbuka, serta integrasi fungsi-fungsi rekreatif yang harmonis dengan alam. Penelitian ini menggunakan metode Case Study Research untuk mengkaji hotel serupa dan potensi lokal. Hasil rancangan diharapkan mampu menjawab kebutuhan akomodasi dan meningkatkan daya tarik pariwisata Kuantan Singingi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024