Artikel editorial ini menyoroti pentingnya penguatan budaya riset di bidang anestesiologi dan terapi intensif melalui pemanfaatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), serta peran strategis sistem penerbitan ilmiah berbasis Open Journal System (OJS). Integrasi AI dalam praktik klinik dan riset memberikan peluang besar untuk personalisasi terapi dan efisiensi sistem kesehatan. Jurnal ini hadir sebagai wadah kolaboratif dan inklusif untuk mendukung riset primer, mendemokratisasi akses ilmu, serta mendorong kapasitas akademik para klinisi dan peneliti di Indonesia dan Asia Tenggara.
Copyrights © 2025