Pada suatu sistem otomasi terdapat HMI (Human Machine Interface) yang digunakan oleh programmer sebagai alat untuk memonitoring kinerja sistem secara real time. Dengan berkembangnya sistem otomasi pada suatu industri, maka sistem monitoring dan alarm pada mesin molding microplastic merupakan salah satu sistem yang ada di industri dapat digunakan sebagai media pembelajaran di laboraturium sebelum masuk ke dunia industri yang sesungguhnya. Sistem monitoring dan alarm pada mesin molding microplastic sangat dibutuhkan karena dengan adanya sistem monitoring operator akan lebih mudah untuk mengawasi kondisi torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding. Untuk menampilkan respon nilai input dan output dari torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding pada HMI menggunakan kontroler PLC diperlukan komunikasi serial agar HMI dapat memberikan tampilan visual yang real time dan presisi untuk setiap respon input dan output. Untuk mendapatkan respon yang stabil pada kontroler PLC diperlukan komunikasi serial RS 485 untuk menghubungkan dengan HMI, sedangkan pada kontroler myRIO diperlukan kabel USB-B untuk menghubungkan dengan software LabVIEW. Hasil yang didapatkan menunjukkan respon sistem yang baik dan mampu memonitoring torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding dengan setpoint yang diberikan pada HMI untuk kondisi sistem dan dapat menampilkan alarm apabila sistem bekerja tidak sesuai dengan seharusnya.
Copyrights © 2021