Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara umat Islam mengakses dan mempelajari Alquran. Media sosial sebagai produk teknologi informasi menawarkan peluang besar dalam penyebaran kajian Alquran secara luas, cepat, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dinamika digitalisasi kajian Alquran melalui media sosial, serta peluang dan tantangan yang menyertainya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan analisis tematik, tulisan ini menunjukkan bahwa media sosial mampu memperluas jangkauan dakwah Islam dan menjadikan kajian Alquran lebih inklusif. Namun, kemudahan akses juga melahirkan tantangan serius berupa maraknya konten tanpa otoritas ilmiah yang dapat mengikis kesakralan Alquran dan membingungkan masyarakat awam. Oleh karena itu, dibutuhkan literasi digital keislaman yang kuat, keterlibatan aktif ulama dan akademisi, serta regulasi yang menjamin keautentikan konten keagamaan di ruang digital.
Copyrights © 2025