This article describes the existence of dayah salafi in producing da'i. The aspect that is seen in this study is the contribution of dayah salafi in producing da'i and their obstacles. This study also describes how the modifications in dayah education as an effort to maintain its existence in this modern era. The study found that the contribution of dayah salafi in producing da'i was so great. The aspect that was prepared by dayah was to build the basis of Islamic scholarship and explore it in depth and practice it in life. The santri in dayah were also educated to be able to speak in public as an initiative carried out in building and preparing da'i cadres who are capable to be in society. The biggest obstacle aspects were the economic sector and the policy side of the local government which could sometimes intervene dayah. In addition, dayah must also be able to add some other knowledge, such as the study of da'wah science, fiqh ikhtilaf and also political science. This addition also provided greater space for the alumni of dayah to be able to take part in society in bringing a better change in carrying out the function of da'wah in a complete and good manner.***Artikel ini menguraikan tentang eksistensi dayah salafi dalam melahirkan da’i. Aspek yang dilihat dalam kajian ini adalah kontribusi dayah salafi dalam melahirkan da’i serta kendalanya. Kajian ini juga menguraikan juga bagaimana sisi modifikasi dalam pendidikan dayah sebagai usaha dalam menjaga eksistensinya di era modern ini. Hasil kajian ditemukan bahwa begitu besar kontribusi dayah salafi dalam melahirkan da’i. Sisi yang disiapkan dayah adalah membangun dasar keilmuan Islam dan mendalaminya secara mendalam serta mempraktikkan dalam kehidupan. Santri di dayah juga dididik untuk dapat berbicara di depan publik sebagai inisiatif yang dilakukan dalam membangun dan mempersiapkan kader-kader da’i yang mampu terjun langsung di tengah masyarakat. Aspek kendala terbesar adalah bidang ekonomi serta sisi kebijakan pemerintah daerah yang terkadang dapat menempatkan dayah terintervensi dengan kebijakan yang dibuat pemerintah. Selain itu, dayah juga harus dapat menambahkan beberapa ilmu lainseperti kajian ilmu dakwah, fikih ikhtilaf dan juga ilmu politik. Penambahan ini juga memberi ruang gerak yang lebih besar bagi alumni dayah untuk dapat berkiprah dalam masyarakat dalam membawa perubahan kearah yang lebih baik dalam menjalankan fungsi dakwah secara komplit dan baik.Keyword: existence, Dayah Salafi, competence of da’i’.
Copyrights © 2022