Indonesia adalah negara yang rawan bencana, sehingga aplikasi InaRISK Personal dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberikan informasi risiko bencana. Namun, aplikasi ini menghadapi berbagai masalah UI/UX yang mempengaruhi pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain UI/UX aplikasi InaRISK Personal agar lebih responsif dan user-friendly menggunakan metode Design Thinking. Metode ini melibatkan lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada pengguna dan stakeholder aplikasi. Desain yang dihasilkan diuji dengan usability testing menggunakan metode Single Ease Question (SEQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe aplikasi yang dikembangkan berhasil meningkatkan pengalaman pengguna, dengan skor rata-rata usability testing sebesar 5,7 (kategori “mudah”). Fitur seperti pemilihan mode basic dan advance, serta rute evakuasi yang ditambahkan, memberikan solusi terhadap kendala pengguna. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan aplikasi kebencanaan berbasis mobile yang efektif dan mudah digunakan.Kata Kunci: InaRISK Personal, UI/UX, Design Thinking, usability testing, mitigasi bencana
Copyrights © 2025