Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Pop-Up Book berbasis budaya Madura dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Latar belakang penelitian didasari pada pentingnya stimulasi berpikir kritis sejak masa golden age, di mana anak perlu dilatih untuk bertanya, memberi alasan, membandingkan, dan mengambil keputusan sederhana. Media Pop-Up Book dipilih karena memiliki tampilan tiga dimensi yang interaktif, menyenangkan, serta mampu memperkaya pengalaman belajar anak melalui pengenalan unsur budaya lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak kelompok B2 di PAUD Melati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pop-Up Book budaya Madura mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Anak terlihat antusias, berani mengajukan pertanyaan, memberi alasan sederhana, membandingkan budaya Madura dengan kehidupan sehari-hari, serta menarik kesimpulan dari isi cerita. Guru juga menilai Pop-Up Book lebih efektif dibandingkan media visual datar karena menghadirkan pengalaman belajar yang nyata sekaligus mendekatkan anak dengan budaya lokal.Kesimpulan penelitian ini adalah media Pop-Up Book berbasis budaya Madura terbukti efektif menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia dini sekaligus menanamkan nilai budaya lokal. Dengan demikian, Pop-Up Book dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual dalam pendidikan anak usia dini.Kata kunci: Pop-Up Book, budaya Madura, berpikir kritis, anak usia dini.
Copyrights © 2025