Penelitian ini menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam manajemen kewirausahaan UMKM dengan studi kasus pada Cafe Tongkrongan di Serang, Banten. Sektor UMKM kuliner memiliki peran strategis dalam ekonomi Indonesia dengan kontribusi 61,07% terhadap PDB dan penyerapan 97% tenaga kerja nasional. Namun, masih terbatas penelitian empiris tentang implementasi konkret nilai-nilai Pancasila dalam praktik manajemen UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara terstruktur pada pemilik Cafe Tongkrongan yang telah beroperasi 8 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kelima sila Pancasila dapat diwujudkan secara konkret dalam praktik bisnis UMKM, meliputi: kejujuran dalam penetapan harga (Sila 1), perlakuan manusiawi terhadap karyawan (Sila 2), prioritas supplier lokal (Sila 3), pengambilan keputusan demokratis (Sila 4), dan kontribusi sosial kepada masyarakat (Sila 5). Cafe Tongkrongan berhasil mencapai omzet Rp6-7 juta/hari dengan 8 karyawan lokal dan 130-140 menu. UMKM ini bahkan menjadi mentor bagi UMKM lainnya tanpa mengandalkan bantuan modal pemerintah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan framework pemberdayaan UMKM berbasis nilai-nilai Pancasila yang sustainable dan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Copyrights © 2025