Perkembangan ekonomi dan pola pikir masyarakat telah menjadikan investasi sebagai salah satu usaha untuk mempersiapkan perekonomian di masa depan. Investasi emas merupakan salah satu alternatif investasi yang sederhana. Ketika nilai dolar turun, harga emas cenderung akan meningkat sehingga di tengah ketidakstabilan ekonomi global permintaan emas akan naik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) dan Holt’s Double Exponential Smoothing untuk peramalan harga emas Indonesia 2025. Data yang digunakan merupakan harga beli emas di Indonesia dari periode 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024. Setelah dilakukan perbandingan, nilai Holt’s Double Exponential Smoothing memiliki nilai RMSE, MAE, dan MAPE yang lebih kecil dari Model ARIMA (0,1,3) sehingga model tersebut memiliki akurasi peramalan yang lebih tinggi dibandingkan model ARIMA.
Copyrights © 2025