Tenaga kesehatan sebagai salah satu pegawai pelayanan kesehatan di Puskesmas memiliki risiko terkena penyakit akibat kerja yang tinggi, salah satunya Musculokeletal Disorders (MSDs). Hal ini disebabkan oleh tingginya aktivitas yang dilakukan dengan keadaan statis dan berulang dalam durasi yang lama sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan meningkatkan cedera pada pegawai. Pengabdian ini bertujuan untuk mengobservasi risiko keluhan MSDs pada tenaga Kesehatan di Puskesmas Prambon, Kabupaten Nganjuk. Data keluhan MSDs diperoleh menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Hasil observasi didapatkan sebanyak 21 responden dengan 19 orang (90%) memiliki risiko rendah terkena MSDs denganĀ keluhan terbanyak pada bagian tubuh pada bagian pinggang sebanyak 9 orang (43%), leher atas sebanyak 8 orang (38%), bahu kiri 8 orang (38%), punggung sebanyak 8 orang (38%), dan leher bawah sebanyak 7 orang (33%). Dengan demikian, para tenaga kesehatan tidak memerlukan tindakan perbaikan akan tetapi peningkatan kewaspadaan terhadap risiko Musculokeletal Disorders.
Copyrights © 2025