Perubahan pola konsumsi masyarakat mendorong indsutri untuk cepat beradaptasi terhadap preferensi konsumen. Termasuk pada industri minuman khususnya teh. Teh Walini sebagai salah satu produk teh lokal dari PT. Perkebunan Nusantara I Regional 2 menghadapi tantangan untuk mempertahankan loyalitas konsumen di tengaj persaingan produk-produk impor yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen Teh Walini berdasarkan usia, jenis kelamin, dan perilaku konsumsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei terhadap 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria responden dari penelitian ini yaitu konsumen yang telah membeli atau mengonsumsi Teh Walini dalam enam bulan terakhir. Data yang telah terkumpul lalu dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Teh Walini adalah perempuan berusia 21–30 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir SMA dan berprofesi sebagai karyawan swasta. Sebagian besar konsumen memiliki pengeluaran kurang dari Rp50.000 per bulan untuk membeli teh, dan frekuensi pembelian dalam satu bulan umumnya hanya satu kali. Hasil dari penelitian ini dapat digunakan oleh pihak perusahaan untuk merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran dan mempertimbangkan inovasi produk yang bertujuan untuk menjaga loyalitas konsumen di pasar minuman teh.
Copyrights © 2025