Hasil pra-survei menunjukkan bahwa kinerja karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) XYZ, yang diukur melalui Key Performance Index (KPI) masih belum optimal, dengan mayoritas karyawan berada pada skala 3 dari 5. Kondisi ini mendorong perlunya kajian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, yang salah satunya adalah stres kerja. Selain itu, hubungan yang tidak konsisten antara stres kerja dengan kinerja karyawan juga membuat relasi keduanya perlu dibuktikan lebih lanjut. Atas hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan di BPD XYZ Cabang Melawai. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode regresi linier sederhana. Sumber data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada seluruh populasi berjumlah 33 orang, dengan 31 kuesioner yang dikembalikan dan terisi lengkap. Penelitian ini menghasilkan bahwa stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga ketidakoptimalan kinerja karyawan bisa jadi disebabkan oleh faktor-faktor lainnya yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025