Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi operasi hitung campuran dengan implementasi model Problem Based Learning di SDN Pulogebang 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group. Subjek dari penelitian ini meliputi kepala sekolah, pendidik kelas III, dan peserta didik kelas III. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu wawancara, tes, dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah operasi hitung campuran antara peserta didik yang melakukan pembelajaran dengan model Problem Based Learning dengan peserta didik yang melakukan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung dan kemampuan pemecahan masalah operasi hitung campuran peserta didik yang menggunakan model Problem Based Learning lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah operasi hitung campuran peserta didik yang menggunakan model pembelajaran langsung.
Copyrights © 2025