Perkerasan wearing course dalam konstruksi jalan, atau yang dikenal sebagai lapisan aus, merupakan lapisan paling atas dari struktur perkerasan jalan yang berfungsi menahan beban lalu lintas serta melindungi lapisan dibawahnya dari pengaruh cuaca dan abrasi. Lapisan ini didesain aga tahan terhadap gesekan dan tekanan dari roda kendaraan, serta memberikan permukaan jalan yang aman dan nyaman bagi pengguna. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium dan mengacu pada standar Bina Marga tahun 2010. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan debu marmer sebagai bahan tambah (filler) terhadap nilai stabilitas dan durabilitas campuran aspal pada lapisan aus (wearing course) dengan variasi komposisi debu marmer sebesar 0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan debu marmer mempengaruhi nilai stabilitas Marshall, dimana nilai stabilitas tertinggi pada perendaman 30 menit terdapat pada komposisi 60% sebesar1.517,93kg, dan stabilitas tertinggi setelah perendaman 8 jam juga terjadi pada komposisi yang sama dengan nilaisebesar1.304,80kg.Nilai durabilitas pada masing-masing variasi berturut-turut adalah 92,40%, 92,32%, 93,15%, 93,83%, dan 93,73%, yang seluruhnya berada di atas ambang batas 90% sebagaimana ditetapkan dalam spesifikasi teknis, sehingga menunjukkan bahwa penambahan debu marmer secara signifikan meningkatkan ketahanan campuran terhadap kerusakan akibat pengaruh lingkungan dan waktu.
Copyrights © 2025