Knalpot adalah alat peredam kebisingan pada kendaraan, apakah itu mobil, sepeda motor, dan lain sebagainya. Dengan sifat pada masing-masing material berbeda, maka banyak metode untuk menguji sifat apa sajakah yang di miliki oleh suatu material tersebut. Uji tarik merupakan salah satu metode yang di gunakan untuk mengetahui kekuatan tarik pada material, dan bagaimana bentuk struktur pada knalpot tersebut. Oleh karena itu uji tarik dan uji struktur banyak di pakai dalam bidang menguji sifat mekanik yan di miliki oleh suatu material tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengujian tarik menggunakan mesin UTM. Material testing machinedengan panjang 110 mm menggunakan ASTM E8. Hasil penelitian memiliki spesimen untuk spesimen yang pertama pada knalpot memiliki tengangan tarik dengan nilai 8,02 Mpa regangan tarik dengan nilai 0,01 dan modus elastisitas dengan nilai 802,08 Mpa spesimen kedua pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 7,89 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,03 dan modulus elastisitas dengan nilai 263,4 Mpa spesimen ketiga pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 8,59 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,01 dan modulus elastisitas dengan nilai 859,37 Mpa spesimen keempat pada knlapot memiliki tengangan tarik dengan nilai 10,2 Mpa rengangan tarik dengan nilai 0,04 dan modulus elastisitas dengan nilai 256,21 Mpa spesimen kelima pada knalpot memiliki tegangan tarik dengan nilai 12,2 Mpa regangan tartik dengan nilai 0,05 dan modulus elastisitas dengan nilai 244,43 Mpa
Copyrights © 2025