Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan sumber energi yang banyak digunakan di rumah tangga dan industri, namun berpotensi menimbulkan bahaya kebocoran yang dapat menyebabkan kebakaran dan ledakan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) dengan tiga jenis sensor, yaitu MQ-6 untuk mendeteksi kadar gas LPG, flame sensor untuk mendeteksi keberadaan api, dan sensor LM35 untuk mengukur suhu. Data dari sensor dikirim ke NodeMCU ESP32 melalui koneksi WiFi dan diproses untuk menghasilkan notifikasi secara real time melalui Bot Telegram. Sistem juga dilengkapi aktuator otomatis berupa kipas, buzzer, dan servo-regulator sebagai respons awal terhadap potensi bahaya. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi keseluruhan sebesar 93,33%, dengan sensor MQ-6 mendeteksi gas di atas 200 ppm, flame sensor berfungsi akurat, dan sensor LM35 memiliki akurasi lebih dari 99,5% dibandingkan termometer konvensional. Sistem mampu mendeteksi gas pada rentang 23-403 ppm dan suhu 26,05°C-38,98°C. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi multi-sensor, aktuator otomatis, dan notifikasi real time dapat meningkatkan efektivitas deteksi dini serta memperkuat keamanan penggunaan LPG di rumah tangga maupun industri kecil.
Copyrights © 2025