Pengembangan organisasi merupakan aspek krusial dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja sebuah institusi pendidikan, termasuk SDN 18 Air Tawar Selatan. Dalam konteks ini, manusia sebagai individu dan bagian dari kelompok memiliki peran sentral sebagai faktor penentu keberhasilan pengembangan organisasi. Proses pengembangan organisasi mencakup serangkaian langkah yang bertujuan meningkatkan budaya kerja, produktivitas, efisiensi, serta kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan eksternal. SDN 18 Air Tawar Selatan menghadapi tantangan dalam transformasi tata kelola menuju organisasi yang lebih efektif, di mana tenaga administrasi sekolah berperan sebagai motor penggerak perubahan dan adaptasi organisasi. Penelitian ini bertujuan menggali asumsi tenaga administrasi sekolah mengenai manusia sebagai kelompok dalam pengembangan organisasi serta memetakan pengaruh persepsi tersebut terhadap mekanisme dan efektivitas perubahan organisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi tenaga administrasi sekolah mengakui pentingnya dinamika kelompok dalam menciptakan budaya organisasi yang produktif dan mendukung kolaborasi. Pemahaman terhadap keunikan dan motivasi individu dalam kelompok menjadi kunci pengelolaan yang efektif dalam perubahan organisasi. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi teori dan praktik pengembangan organisasi berbasis perspektif tenaga administrasi sekolah, serta memperkaya implementasi reformasi pendidikan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025