Sampah yang berasal dari rumah tangga terdiri atas sampah organik dan anorganik. Sampah organik seperti sisa makanan, rerumputan, daun yang kering sedangkan sampah anorganik seperti plastik, popok bayi, botol dan lainnya adalah juga merupakan momok yang menjadi permasalahan yang dialami oleh warga perumahan puri cendana desa Pogo Tena. Melihat permasalahan ini maka pemanfaatan lubang biopori menjadi salah satu solusi yang dapat mampu mengatasi masalah sampah organik pada skala rumah tangga. Kegiatan ini diawali dengan adanya sosialisasi tentang sampah organik dan anorganik, yang dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan biopori dan diakhiri dengan evaluasi. Hasil evaluasi yang diberikan dengan cara pretest dan post-test diperoleh bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat terkait pengertian biopori, manfaat biopori, dan jenis sampah organik yang dapat dibuang ke dalam biopori, dengan persentase masing-masing sebesar 95%, 97%, dan 99%.
Copyrights © 2025