Siswa idealnya harus memiliki kemampuan bernalar dan sikap yang bertanggung jawab dalam memecahkan masalah dalam matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara self confidence dan resiliensi matematis terhadap kemampuan penalaran matematis serta dampak dalam kecerdasan numerik siswa. Kami menggunakan pendekatan ex-post facto dengan melibatkan sampel besar, yakni keseluruhan siswa kelas VII SMPN 3 Banjar Margo dengan stratified random sampling. Kami mengumpulkan data melalui angket self confidence, resiliensi matematis, tes kemampuan penalaran matematis dan kecerdasan numerik. Kami menggunakan analisis jalur (path analisys) untuk menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung antara kepercayaan diri (self confidence) dan kemampuan penalaran matematis, terdapat hubungan langsung diantara resiliensi matematis dan kemampuan penalaran matematis, terdapat hubungan langsung antara kepercayaan diri dan kecerdasan numerik, terdapat hubungan langsung diantara resiliensi matematis dan kecerdasan numerik, serta antara kemampuan penalaran matematis dan kecerdasan numerik. Selain itu, terdapat hubungan tidak langsung antara kepercayaan diri dan kecerdasan numerik melalui kemampuan penalaran matematis dan hubungan tidak langsung diantara resiliensi dan kecerdasan numerik melalui kemampuan penalaran matematik.
Copyrights © 2024