Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepemilikan akta kelahiran di wilayah kerja UPT Disdukcapil Wilayah VII Cileungsi, yang hanya mencapai 42,98% dari total populasi, meskipun akta kelahiran merupakan dokumen penting bagi pemenuhan hak sipil masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas pelayanan administrasi kependudukan dalam penerbitan akta kelahiran serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang dilaksanakan selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan dinilai cukup efektif berdasarkan indikator produktivitas, kualitas, fleksibilitas, dan kepuasan, sementara efisiensi masih terkendala oleh keterbatasan infrastruktur teknologi dan gangguan jaringan. Faktor penghambat lainnya mencakup keterbatasan anggaran, minimnya literasi administrasi masyarakat, dan hambatan teknis. Penelitian ini merekomendasikan modernisasi sarana pelayanan, penguatan kompetensi sumber daya manusia, serta intensifikasi sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan literasi administrasi. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang adaptif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Copyrights © 2025