Dalam dunia modern yang penuh tekanan, mahasiswa sebagai kelompok usia dewasa awal seringkali menghadapi berbagai tantangan akademik, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak spiritual coping strategies terhadap defense mechanism mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods), sebanyak 67 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia menjadi partisipan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres, namun penggunaan strategi koping spiritual seperti doa, shalat, dan refleksi diri berkontribusi signifikan dalam mengelola stres tersebut. Spiritualitas membantu mahasiswa memperkuat ketahanan mental, meningkatkan penerimaan diri, dan menggeser penggunaan mekanisme pertahanan diri yang disfungsional ke arah yang lebih adaptif. Selain itu, pengelolaan emosi negatif melalui kecerdasan emosional dan nilai-nilai keislaman, seperti sabar dan tawakal, juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan mental. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai spiritual dalam layanan bimbingan dan konseling untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa secara holistik.
Copyrights © 2025