Proses permesinan dengan mesin frais merupakan salah satu metode utama dalam industri manufaktur untuk menghasilkan komponen dengan bentuk kompleks dan akurasi tinggi. Kualitas hasil pemotongan sangat dipengaruhi oleh parameter permesinan, terutama kedalaman pemakanan dan kecepatan pemakanan (feedrate). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedalaman pemakanan dan feedrate terhadap getaran serta kekasaran permukaan dalam proses permesinan menggunakan mesin frais. Material benda kerja yang digunakan adalah baja karbon rendah ST42. Parameter permesinan yang divariasikan meliputi kecepatan pemakanan sebesar 16 mm/min, 21 mm/min, dan 41 mm/min, serta kedalaman pemakanan 1 mm dan 2 mm. Pengukuran getaran dilakukan menggunakan Lutron VT-8204 dan kekasaran permukaan dianalisis menggunakan Mitutoyo SJ-310. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan pemotongan pada kedalaman pemakanan 1 mm menyebabkan peningkatan kekasaran permukaan, dengan nilai tertinggi sebesar 6.46 µm. Sebaliknya, pada kedalaman pemakanan 2 mm, peningkatan kecepatan pemotongan cenderung menurunkan kekasaran permukaan, dengan nilai terendah 2.68 µm pada kecepatan potong 41 mm/min. Getaran terbesar terjadi pada kecepatan pemotongan tertinggi, sementara pada beberapa kondisi, variasi getaran tidak signifikan.
Copyrights © 2025