Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun JIG Dan Fixture Komponen Plat Pada Proses Pembubutan Rata Di Mesin CNC Turning Hidayat, Muh Farid; Kamaruddin, Kamaruddin; Salsabilla, Adinda Thalia; Irsyan, Irsyan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v12i2.9905

Abstract

Proses permesinan pembuatan produk menuntut pekerjaan yang dilakukan harus teliti dan presisi untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Jig dan fixture digunakan pada mesin CNC yang berbasis komputer dalam penggunaan guna menjaga ketelitian dan presisi dari produk yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai kekasaran permukaan pada hasil pemotongan rata plat menggunakan alat bantu jig dan fixture. Komponen yang dirancang bangun ialah besi pejal, besi plat, drag dan mur. Adapun variabel permesinan CNC Turning ialah putaran spindel dan kecepatan pemakanan untuk melihat nilai kekasaran permukaan pada proses pemotongan plat.Proses pembubutan rata plat menggunakan jig dan fixture sebagai pemegang dan pencekam plat dilakukan dengan tebal plat 2,5 mm, 4,5 mm dan 5,5 mm. Dari hasil pembubutan diperoleh nilai kekasaran permukaan terbaik berdasarkan percobaan pemotongan dengan ketebalan pemakan 1 mm, 2 mm, 3 mm. Dari hasil pengujian didapatkan pada tebal plat 5,5 mm memiliki nilai kekaran paling tinggi sebesar 3.669 µm pada kedalaman pemakanan 3 mm dan plat tebal 2,5 mm memiliki nilai kekasaran permukaan sebesar 1.347 µm pada kedalaman pemakan 2 mm.
Analisis Tegangan dan Temperature pada Pemotongan Ortogonal Terhadap Material AISI 4340 Menggunakan Metode Elemen Hingga Hidayat, Muh Farid; Ekawati, Mahlina
Majalah Teknik Industri Vol 31 No 1 (2023): Majalah Teknik Industri Vol.31 No.1 Juni 2023
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/majalahteknikindustri.v31i1.667

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan industri manufaktur dan dunia penelitian tentang permesinan. Selain itu, telah banyak yang melakukan studi tentang permesinan untuk mengetahui tegangan dan temperature secara eksperimen. Namun, masih sedikit yang membahas tentang analisis tegangan dan temperature menggunakan metode elemen hingga secara simulasi. Tujuan dari penelitian ini ialah Memodelkan dan menganalisis proses pemotongan orthogonal terhadap material AISI 4340 menggunakan pahat sisi pada perangkat lunak ABAQUS dimana output yang diketahui ialah nilai tegangan dan temperatur saat pemotongan. Adapun variabel permesinan dari penelitian ini ialah kedalaman pemakanan pada proses pemotongan (0.025 inch, 0.050 inch, 0.075 inch, dan 0.10 inch). Material sampel uji yang akan digunakan ialah AISI 4340 dan material pahat sisi yang digunakan ialah DNMG 120404 Carbide. Dari hasil analisis diperoleh nilai tegangan maksimum pada kedalaman pemotongan 0.10 inch sebesar 682,605 N dan tegangan maksimum terendah ialah kedalaman pemotongan 0.025 inch sebesar 197,503 N. Adapun nilai temperatur hasil pemotongan tergantung pada kondisi chips saat pemotongan.
Optimalisasi Produksi Jamur Tiram pada IKM Rumah Jamur Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng Melalui Pendampingan Teknis Pembuatan Rak Baglog A’ban, Jamaluddin Gesrianto; Hidayat, Muh Farid; Thahir, Muhammad Taufiq; Rahmawati, Nur Asmi; Lestari, Mega Fia
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i3.71863

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi regional. Di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, IKM Rumah Jamur telah menjadi penggerak utama dalam produksi dan pemasaran jamur tiram sejak tahun 2018. Namun, keterbatasan rak baglog di ruang inkubasi dan produksi menghambat peningkatan produktivitasnya. Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh AK-Manufaktur Bantaeng bertujuan untuk mengoptimalkan produksi jamur tiram melalui pendampingan teknis pembuatan rak baglog. Rak dirancang menggunakan baja ringan tipe kanal C yang tahan lama dan antikarat, sehingga mampu meningkatkan efisiensi penggunaan ruang dan sirkulasi udara. Kegiatan ini melibatkan analisis kebutuhan, diskusi desain, persiapan material, konstruksi rak, hingga serah terima kepada IKM Rumah Jamur. Dengan adanya rak baru ini, kapasitas baglog dan produktivitas meningkat hingga memproduksi sebesar 5000 baglog. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan UMKM dalam mendorong inovasi yang berkelanjutan.
Pengaruh Kedalaman Pemakanan dan Feedrate pada Mesin Frais Terhadap Hasil Getaran dan Kekasaran Permukaan Hidayat, Muh Farid; Ahmad, Fadil
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin Cakram
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v8i1.48184

Abstract

Proses permesinan dengan mesin frais merupakan salah satu metode utama dalam industri manufaktur untuk menghasilkan komponen dengan bentuk kompleks dan akurasi tinggi. Kualitas hasil pemotongan sangat dipengaruhi oleh parameter permesinan, terutama kedalaman pemakanan dan kecepatan pemakanan (feedrate). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedalaman pemakanan dan feedrate terhadap getaran serta kekasaran permukaan dalam proses permesinan menggunakan mesin frais. Material benda kerja yang digunakan adalah baja karbon rendah ST42. Parameter permesinan yang divariasikan meliputi kecepatan pemakanan sebesar 16 mm/min, 21 mm/min, dan 41 mm/min, serta kedalaman pemakanan 1 mm dan 2 mm. Pengukuran getaran dilakukan menggunakan Lutron VT-8204 dan kekasaran permukaan dianalisis menggunakan Mitutoyo SJ-310. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan pemotongan pada kedalaman pemakanan 1 mm menyebabkan peningkatan kekasaran permukaan, dengan nilai tertinggi sebesar 6.46 µm. Sebaliknya, pada kedalaman pemakanan 2 mm, peningkatan kecepatan pemotongan cenderung menurunkan kekasaran permukaan, dengan nilai terendah 2.68 µm pada kecepatan potong 41 mm/min. Getaran terbesar terjadi pada kecepatan pemotongan tertinggi, sementara pada beberapa kondisi, variasi getaran tidak signifikan.