Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model pendidikan karakter di SD Ma’arif Kadungora dengan mengkaji keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam konteks kebijakan nasional dan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain evaluasi pendidikan karakter telah mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan perilaku secara sistematis. Pelaksanaan program pendidikan karakter di sekolah dilakukan melalui pembelajaran lintas mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan berbasis budaya sekolah. Sekolah juga berhasil mengadaptasi kebijakan nasional seperti Penguatan Pendidikan Karakter dan Merdeka Belajar ke dalam praktik lokal dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan budaya Sunda. Namun, penelitian ini juga menemukan keterbatasan dalam hal konsistensi implementasi antar guru, keterbatasan instrumen evaluasi, serta kesenjangan sumber daya. Penelitian ini menyarankan pengembangan model evaluasi karakter berbasis kontekstual yang dapat direplikasi dengan mempertimbangkan keunikan budaya lokal dan sinergi kebijakan pusat-daerah.
Copyrights © 2024