Perkembangan teknologi menuntut penguasaan keterampilan abad ke-21 sejak usia dini, salah satunya berpikir komputasional yang dapat dikenalkan melalui kegiatan coding. Namun, pembelajaran coding di PAUD masih menghadapi kendala seperti keterbatasan perangkat digital, rendahnya pemahaman guru dan orang tua, serta keterbatasan media yang sesuai karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas Gameboard MIKO (Misi Koding) sebagai media coding unplugged bagi anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli media sebagai validator, 11 guru dan orang tua sebagai responden, serta 12 anak dari tiga lembaga PAUD. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Gameboard MIKO merupakan media coding unplugged yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional anak usia dini, khususnya pada aspek sequencing, pattern recognition, debugging, dan problem solving. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas uji coba ke lebih banyak sekolah dan menambahkan variasi tantangan permainan agar efektivitas media semakin optimal.
Copyrights © 2025