Permasalahan utama yang dihadapi orangtua di Desa Suruh adalah kurangnya pengetahuan mengenai pola asuh yang tepat bagi anak, sehingga pengasuhan sering dilakukan secara spontan tanpa dasar pemahaman yang memadai. Hal ini berdampak pada perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orangtua tentang pentingnya pola asuh yang baik melalui edukasi parenting. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2025 melalui penyampaian materi, sesi diskusi, dan terapi interaktif bersama orangtua dan anak. Peserta kegiatan adalah tiga orangtua dengan anak usia 10–15 tahun yang dipilih secara acak. Evaluasi dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur setelah kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru mengenai komunikasi efektif, peaceful parenting, dan keterlibatan emosional dalam pengasuhan. Orangtua juga berkomitmen menerapkan pola asuh positif di rumah. Dengan demikian, kegiatan ini mampu memperluas wawasan praktis sekaligus memperkuat literasi parenting di masyarakat.
Copyrights © 2025