Terjadinya peningkatan narapidana kasus narkoba membuat pemerintah perlu mengupayakan segala cara untuk meminimalisasi kasus tersebut. Salah satunya dengan melakukan pembinaan kerohanian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pembinaan kerohanian telah berhasil dalam menunjukan penurunan tingkat kekambuhan dan meningkatkan kesadaran akan bahaya dari narkoba namun juga masih ditembukan kendala/hambatan.Untuk itu penulis tertarik untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana narkotika berbasis nilai Islam di rutan kelas II B Banjarnegara dengan metode kualitatif dekriptif. Penulis menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan spiritual seperti mengaji, shalat berjamaah, dan lain sebagainya membantu narapidana dalam mereflesikan kesalahan yang pernah dilakukan, membangun ketenangan jiwa, meningkatkan kesadaran diri dan memperkuat aspek spiritualitas yang ada di dalam diri mereka. Meskipun di dalam kegiatan pembinaan ini juga masih terdapat kendala misalnya pendanaan.
Copyrights © 2025